Senin, 14 Oktober 2013

16 hari yang lalu

Enam belas hari yang lalu, umur saya genap tujuh belas tahun. Awalnya, saya kira semua akan berjalan biasa-biasa saja. Tidak ada kejutan, tidak ada ucapan yang datang dari someone special (haha, lagi pula nggak ada kok!), nggak ada pesta ulang tahun. Pokoknya, sama seperti hari-hari biasanya.
Pukul dua belas malam, sederetan SMS memenuhi pesan masuk di ponsel saya. Isinya dari teman-teman terbaik sepanjang masa.
Twitter saya yang tadinya krik banget, mendadak diserbu puluhan mention yang mendoakan saya. Begitu pula facebook.
Saya kira, keluarga nggak ada yang inget. Kalaupun inget, paling nggak peduli. (Ayolah, memangnya harus ngapain kalau saya ultah?)
Tapi ternyata, hari itu bapak mengajak kami bersenang-senang seharian!
Besoknya, saya bawa kue untuk dibagikan ke teman-teman. Selesai.
apalagi? Tidak ada kado, tidak ada ucapan berarti, tidak ada yang menyenangkan.
Dan besoknya sepulang sekolah, saya yang sudah berniat untuk pulang, ditarik kedalam kelas. Dan voila! Anak-anak sekelas berkumpul, membawa kue tart dengan angka 17 diatasnya. Saya hampir menangis saking terharunya. Lilin penanda kedewasaan sudah saya tiup, sekarang wajah saya penuh krim. semua teman-teman memeluk saya, memberi ucapan selamat dan duh.... saya merasa begitu hidup dan berharga ditengah-tengah mereka. terimakasih untuk kejutan kecilnya. Terimakasih untuk kepeduliannya. Saya sayang kalian! :")
*foto yang diupload adalah kado dari teman&keluarga*

Tidak ada komentar: